Sabtu,
06 Januari 2008
Sebulan
lebih aku menjalani sebuah hal yang tak pasti, hanya itu-itu saja
tanpa ada perkembangan yang pasti. Karna selama ini aku hanya diam
dan menyembunyikan perasaan ini secara rapat-rapat untuk tetap
menjaga hubungan ini, tapi demikian aku tak tau pasti dia merasakan
sama atau tidak dengan apa yang kurasakan. Inilah sedikit review
bulan kemarin.
Hari ini adalah hari spesial dimana sebuah kebahagiaan mungkin saja terjadi untuk sebuah kenangan yang mungkin juga takkan terlupakan. Dimana iringan nyanyian puitis dari alam membisikkan nada yang begitu indah, menyerupai detik pergantian hari yang sempurna.
Kebahagiaan
itu berwujud dalam canda tawanya, mengisi harinya berdampingan dengan
senyum dan suka cita, hari ini bisa dikatakan hari sempurna untuk
dia. Hari dimana semua mata seakan tertuju padanya, seperti yang
dikaitkan oleh romeo dan juliet tentang setangkai bunga mawar yang
inda h, dan sebingkis coklat yang sangat mengesankan. Hadiah dan
surprize menghiasi harinya kini. Karna hari ini adalah dimana hari
bertambahnya umur dia, yakni hari ulang tahunnya.
Di
hari ini aku tak punya sedikitpun kejutan buat dia, aku sangat
kecewa. Aku tak tau apa yang bisa ku berikan untuknya hari ini. Aku
hanya berfikir bagaimana dunia ini sangat sempit hingga ku tak mampu
mengalahkan egoku sendiri. Aku tertegun sendiri ditengah keramaian
hari ini.
Tepat
pukul 13.00 langkah kaki mulai berhamburan keluar kelas bergegas
untuk pulang, sebagian ada yang nongkrong layaknya anak muda
kebanyakan. Tepat dihadapanku dimana langkah kaki ini berjalan
berdiri sosok yang dari tadi pagi ku hindari karna ku malu belum bisa
ngasih sesuatu untuknya di hari ulang tahunnya. Untuk kesekian
kalinya ku menghindarinya lagi hari ini. Sebenarnya aku telah buat
secarik surat untuknya hanya berisi do'a dan harapan untuknya tapi ku
tak berani untuk memberikannya. Sehingga surat itu pun ku titipkan
kepada temannya sesaat sebelum aku pulang.
Inilah
isi surat tersebut,
Pagi ini aku datang hanya untuk berbagi pada alam, tentang harapanku untuk bisa membuatmu tersenyum dengan secarik kertas ini. Aku semalaman bercerita pada bintang tentang bagaimana aku memulai hari ini dan mengucapkan “selamat ulang tahun adekku yang manis dan cantik”. Tapi hanya lewat secarik kertas ini aku mampu mengatakan itu. Kuharap hari ini tak menjadi buruk bagimu karna keberadaanku dan secarik kertas ini. Semoga hari ini menjadi awal yang baik untuk harimu kedepannya. Dan apa yang telah kau harapkan, inginkan, dan cita-citakan, bisa tercapai aminnnnnn....
hanya itu yang mampu ku tulis dari sebagian kata yang terpendam untuk hari ini. Terakhir yang ingin aku ucapakan, tetap semangat dan tetap rajin belajar semoga sukses.




0 komentar:
Post a Comment
Diharapkan menyampaikan komentar dengan sopan dan memenuhi beberapa aturan berikut:
1. Tidak mengandung SARA
2. Tidak mengandung pornografi
3. Tidak melakukan SPAM
4. Jangan meninggalkan Link Aktif
5. Etika yang baik dalam berkomentar
Kalau melanggar maka dengan terpaksa akan kami hapus komentarnya, trimakasih.
Salam Blogger