Sang Jiwa Yang Memikat

Written By Unknown on Thursday, 27 March 2014 | 7:00 am 0



Wanita pemikat, kemanakah gerangan kau membawaku? Kemana aku harus mengikutimu diatas jalan yang tak rata dan berliku di antara karang-karang ini? Di atas jalan yang di liputi duri-duri kita mendaki ke atas puncak-puncak gunung dan sendirian turun menuju kedalaman.

Aku melekat dalam kurunganmu dan mengekor dibelakangmu seperti seorang bocah bergayut pada ibunya. Lupakan mimpi-mimpiku sendiri dan menatap kecantikan didalam dirimu. Ku butakan diriku untuk prosesi setan yang berputar-putar dalam kepalaku, terpesona oleh kekuatan tersembunyi yang bersemayam dalam tubuhmu.

Tunggu aku sesaat, dan aku akan melihat wajahmu. Lihat aku sejenak, mungkin aku melihat rahasia hati di matamu, mungkin kupahami dari wajahmu semua hal yang tersembunyi di balik jiwamu.

Sang jiwa, tunggu sebentar, karna aku leth dalam lorong itu dan jiwaku remuk dalam teror jalanan. Tunggu, karna kita telah mencapai persimpangan itu, tempat kematian memeluk kehidupan. Aku takkan beranjak sampai engkau mengatakan dengan terus terang bahwa jiwaku adalah tujuan jiwamu, sampai kau ungkap dalam hatiku kebohongan apa yang terpendam dalam hatimu.

***

Dengarkan aku, jiwa yang memikat!

Kemaren aku telah bebas, berenang di antara sungai-sungaidan membumbung diangkasa. Pada malam diatas cabang-cabang tertinggi melihat puri-puri dan istana-istana dalam sebuah kota yang penuh mega warna-warni, sebuah kota yang dibangun oleh matahari di siang haridan luruh sebelum malam tiba.

Tidak. Aku seperti sebuah pikiran yang mengembara sendiri melewati sisi timur dan barat dunia, bergembira dalam segala hal dan kesenangan hidup, menyelidii dalam-dalam rahasia dan misteri yang tersembunyi dalam diri manusia.

Aku seperti sebuah mimpi yang berjuag dibawah kegelapan malam. Melewati celah-celah jendela kamar perawan-perawan yang tidur, bermain dengan perasaan-perasaan mereka. Lalu aku akan membantu para pemuda dan memuaskan hasrat mereka. Aku akan duduk di dekat kursi lelaki tua dan membuka pikiran-pikiran mereka yang tersembunyi.

Hari ini, wanita pemikat, aku menjumpai dan teracuni oleh ciuman tanganmu. Aku muncul seperti tahanan yang menyeret rantai-rantaiku menuju apa yang tak kutahu. Seolah-olah aku mabuk, mencari lagi anggur yang telah mencuri kehendakku dan mencium telapak tangan yang telah menempelengku.

Namun berhentilah sejenak, wanita pemikat, apakah aku telah mengambil kembali panca indraku, dan mematahkan beleggu di kakiku? Apakah aku telah membanting cangkir berisi racun yang telah ku minum dan terasa manis bagiku? Apa yang kau ingin aku lakukan? Jalan mana yang harus ku lalui? Aku meminta kembali kemerdekaanku. Maukah kau menjadi teman kebebasanku? Dapatkah engkau menatap wajah matahari dengan mata terbuka atau meraih api dengan tangan kosong?

Telah aku rentangkan sayapku untuk kedua kalinya. Maukah engkau menjadi teman pemuda yang terbang tinggi seperti elang di antara gunung-gunung atau seperti singa melewati malam, beristirahat dari kebuasannya?

Apakah engkau puasa dengan cinta seorang lelaki yang telah menjadikan cinta itu sebagai temannya, namun tak membiarkan itu merajainya?

Akankah racun hati mencukupimu, segumpal hati yang terpesona, namun tak ingin menyerah, yang membakar tapi tak melarutkan?

Akankah engkau temukan damai dengan perasaan jiwa ynag remuk dalam badai namun tak membuatmu patah, yang terguncang dalam prahara namun tak membuatmu tumbang?

Maukah engkau bergabung bersamaku, sebagai seorang kawan yang tak kan mencari guru ataupun budak?


Jika sepakat, inilah tanganku. Bawalah dalam tanganmu yang manis. Inilah tubuhku. Peluklah dengan lenganmu yang penuh kasih. Inilah mulutku. Ciumlah dengan ciuman yang dalam, panjang, dan senyap.
Created By : Unknown | Note Hand Excel
Terimah Kasih telah membaca Tulisan Sang Jiwa Yang Memikat. Yang ditulis oleh Unknown Pada hari Thursday, 27 March 2014. Jika anda ingin menyebarluaskan Tulisan ini, mohon sertakan sumber link asli. Kritik dan saran dapat anda sampaikan melalui kotak komentar. Trimakasih

Blog, Updated at: 7:00 am

0 komentar:

Post a Comment

Diharapkan menyampaikan komentar dengan sopan dan memenuhi beberapa aturan berikut:

1. Tidak mengandung SARA
2. Tidak mengandung pornografi
3. Tidak melakukan SPAM
4. Jangan meninggalkan Link Aktif
5. Etika yang baik dalam berkomentar

Kalau melanggar maka dengan terpaksa akan kami hapus komentarnya, trimakasih.

Salam Blogger


SEO Reports for handexcel.blogspot.com
DMCA.com Protection Status