Perjalanan itu melelahkan dan penuh tanda tanya, kadang ada cerita dalam canda tawa kadanv juga ada cerita dalam kesedihan.
Sedikit terpaparkan apa yang terasa saat pertama jumpa. Langit malam meruntuhkan bintang dalam pangkuan, terpancar keindahan dari pinangan cahaya bulan.
Bukan tanpa tanya semua berhak memilih, tapi dengan tanya semua terjawab.
Serdadu dari untaian kehidupan memajang mimpi-mimpi, yang menawarkan sebuah penglihatan yang terang. Mimpi dari ke elokan bayangan bidadari, dari kesempurnaan perkataan pujangga.
Terang langkah mengalun dari sebuh arah yang gelap. Memadukan birama dari lantunan musik gurindam. Bak panglima perang menantang setiap orang dalam medan tempur. Bahkan bukan untuk mencari kesenangan dunia. Tapi langkah itu terpaku dari bujur kehidupa yang abadi.
Luapan senyum menuntun dari kejauhan. Dari ratapan dan isakan haru airmata. Bumi tunduk dari penghormatan ketulusan akan jiwa yang terpadu dalam ikatan. Angi berhenti sejenak menenggelamkan riuh padang gersang. Buaian harum bunga menutup lembaran daun yang tertidur.
Dari keadaan yang terjadi semua terpaku akan sebuah mimpi dan harapan akan masa depan.



0 komentar:
Post a Comment
Diharapkan menyampaikan komentar dengan sopan dan memenuhi beberapa aturan berikut:
1. Tidak mengandung SARA
2. Tidak mengandung pornografi
3. Tidak melakukan SPAM
4. Jangan meninggalkan Link Aktif
5. Etika yang baik dalam berkomentar
Kalau melanggar maka dengan terpaksa akan kami hapus komentarnya, trimakasih.
Salam Blogger