Bulan telah menyandarkan tudung tipisnya di atas batas-batas pergantian malam dia menyenandungkan syairnya,
“Aku adalah petunjuk cinta. Aku adalah bunga yang membuka keromantisan dalam hiasan sang pelaku cinta.”
Namun dalam syair itu terselip tangisan yang membelah kesunyian malam. Yaitu tangisan sang kekasih yang terselubung di balik gelapnya malam. Dan tangisan itu membisikkan,
“Keindahan ini hanya hiasan dikala mimpi tetap terjaga, dan raga telah terlelap jatuh dalam buaian harum unga tidur. Sempat kurasakan belaian tangannya, sempat kurasakan peluk hangat tubuhnya sempat kurasakan wangi aroma tubuhnya, namun kini hanya tinggal bayangannya saja yang selalu menemani kita ku terlelap. Ku teteskan airmata ini sebagai saksi kesunyian hati yang telah terbawa hilir angin malam ini. Suasana sendu telah menjadi temanku setiap ku terjaga.”
Hilir angin semakin dingin terasa membuat bayang-bayang yang telah hinggap dalam pelukan menjauh. Sinar bulan semakin redup tertutupi kegelapan yang telah mengambil kuasa malam itu. Bintang yang selalu berpesona menebar ke anggunannya kini harus meninggalkan panggung pertunjukkan. Hiasan lampu disekitar telah padam dan hilang dari perantauan kaki yang melintas. Namun tangisan itu masih berbisik mencoba menggugah hati kekasihnya yang telah jauh meninggalkannya,
“Bukankah cinta itu harus saling memiliki, bukankah cinta itu harus selalu bersama, bukankah cinta itu akan selalu ada saat kita senang maupun saat kita sedih, baik itu saat kita terjaga maupu sat kita terlelap. Tapi kenapa cinta meninggalkan aku, pergi meninggalkan sisa kenangan saat lambaian tangan mulai mengurai airmata ini. Haruskah ku habiskan airmata ini untuk memanggilnya kembali dalam pelukkanku. Haruskah ku lari dari kenyataan hidup ini yang semakin menghimpitku. Apakah aku harus terus bertanya hingga dapat ku gali jawaban yang ada dalam senyumannya.”
To be Continue.....




0 komentar:
Post a Comment
Diharapkan menyampaikan komentar dengan sopan dan memenuhi beberapa aturan berikut:
1. Tidak mengandung SARA
2. Tidak mengandung pornografi
3. Tidak melakukan SPAM
4. Jangan meninggalkan Link Aktif
5. Etika yang baik dalam berkomentar
Kalau melanggar maka dengan terpaksa akan kami hapus komentarnya, trimakasih.
Salam Blogger