Entah aku tak mengerti
Mengalir begitu saja seperti air sungai mencari muara
Tiba-Tiba berdesir entah dari mana asalnya
Menggebu bak suara ombak memecah karang
Kemarin..
Tangan lembut itu menggenggam tangan dinginku.
Senyum manis itu mulai menghiasi kosongnya jiwaku.
Kata dari setiap ucap bibirmu menerangi hati yang redup ini.
Kumelihat kearah kakimu..
Melihat sepatu yang menghiasi kaki jenjangmu.
Apakah kaki itu akan terus melangkah bersamaku?
Ataukah kaki itu akan berdiam ditempat sedangkan aku terus melangkah.
Ketika hari mulai berakhir..
Entah mengapa sepertinya hatiku kembali kosong.
Entah mengapa sepertinya cahaya hidupku mulai redup kembali.
Ingin ku hentikan waktu.
Waktu yang takkan pernah terulang itu.
Aku bertanya dilain waktu dapatkah semua itu kembali.
Entahlah, tak tau apa yang akan terjadi dihari esok.
Biar kutemukan dengan apapun perasaan didalamnya.
Catatan : Darni Nurul Qomariah



0 komentar:
Post a Comment
Diharapkan menyampaikan komentar dengan sopan dan memenuhi beberapa aturan berikut:
1. Tidak mengandung SARA
2. Tidak mengandung pornografi
3. Tidak melakukan SPAM
4. Jangan meninggalkan Link Aktif
5. Etika yang baik dalam berkomentar
Kalau melanggar maka dengan terpaksa akan kami hapus komentarnya, trimakasih.
Salam Blogger