Rahasia Hati part.1

Written By Unknown on Thursday, 3 April 2014 | 5:38 am 0



Didalam sebuah rumah mewah, ditengah kegelapan malam yang menyelubungi bayang-bayang kematian, seorang gadis duduk sendiri diatas kursi gading. Kepalanya bersandarkan pada tangannya yang lembut seperti bunga yang layu di atas tangkai yang kering. Ia merasa seperti seorang tahanan yang putus asa tanpa harapan, ingin mendobrak dinding penjara dengan tatapan matanya, lalu menerobos keluar dan berenang di lautan bebas.

Waktu berjalan seperti hantu di lembah gelap, sementara gadis itu terus menghibur diri dengan derai airmata, tak mampu melawan kesedihan dan duka lara. Ketika perasaannya semakin kacau dan mematahkan kunci-kunci penutup rahasia pikirannya, ia mengambil pena dan dengan airmata berlinang dia menulis,

“Ayunda terkasih. Ketika hati sudah tak tahan beban yang hendak disembunyikan dan kelopak ini telah banjir oleh airmata, sedang dada seakan hancur oleh berat beban yang harus ku pendam, apa yang dapat kulakukan selain menangis dan meratap?

“Orang yang berduka akan menganggap ratapan sebagai kesenangan, seorang pencipta menemukan hiburan di dalam gairah jiwanya, sementara orang yang tertindas merasa lega berada dalam doanya. Aku menulis surat ini untukmu, sebab aku kini telah menjadi penyair yang bersaksi bagi keindahan semesta dan mencoba merangkainya menjadi untaian surgawi. Atau mungkin aku seorang anak yang menangis kelaparan yang ingin hidangan lezat, di dorong rasa lapar, hingga lupa akan kemiskinan, derita dan harga diri ibunya.

“kakak, dengarkanlah kisah sedihku ini, dan menangislah untuk diriku yang malang ini. Sebab tangisanmu akan menjadi doa, dan airmata karena cinta lebih utamadari kebaikan yang tidak memuat cinta, karena airmata cinta lahir dari kedalaman jiwa seperti makhluk bernyawa. Ayahku telah memutuskan untuk mengawinkanku dengan seorang laki-laki yang kaya dan berkedudukan tinggi, sebagaimana juga semua ayah yang terhormat dan berkedudukan yang berhasrat melipat gandakan kekayaannya dengan kekayaan yang lebih banyak, serta takut akan kemelaratan, melapis kehormatan dengan kehormatan yang lebih tinggi sebagai penolak kenistaan. Aku bersama segala mimpi milikku jadi korban yang dipersembahkan di altar emas yang sebenarnya tidak bernilai apapun, kepada kehormatan dan kedudukan yang menurutku malah memuakkan. Aku jadi mangsa yang menggigil dalam cengkraman harta, yang tidak digunakan untuk kepentingan dan atas nama roh, akan lebih mengerikan dari segala petaka dunia.


“Aku tidak meragukan hargat dan kehormatan orang yang kini menjadi suamiku, karena dia adalah seorang laki-laki yang baik yang bermaksud membawaku menuju jalan kebahagiaan, menyediakan kemewahan bagi kemuliaanku. Tapi aku merasa bahwa semua itu sama sekali tidak berarti dibanding sekilas waktu berada dalam cinta sejati, cinta yang tidak memiliki kekayaan apa pun, tapi tetap agung. Jangan tertawakan aku, Ayundaku. Kini aku telah jadi orang yang paling bisa memahami hati seorng perempuan. Hati yang bergetar saat burung-burung berkicau di angkasa. Cawan memang telah penuh dengan anggur tua yang disiapkan bagi minuman bibir-bibir jiwa, bagaikan buku-buku dimana tertulis segala kesenangan dan kesedihan, segala kebahagiaan dan nestapa, segala kenikmatan dan segenap kepedihan. Buku itu tak akan pernah terbaca oleh sahabat-sahabat sejati, yang sejak awal hingga khir zaman kebanyakan adalah perempuan.
Created By : Unknown | Note Hand Excel
Terimah Kasih telah membaca Tulisan Rahasia Hati part.1. Yang ditulis oleh Unknown Pada hari Thursday, 3 April 2014. Jika anda ingin menyebarluaskan Tulisan ini, mohon sertakan sumber link asli. Kritik dan saran dapat anda sampaikan melalui kotak komentar. Trimakasih

Blog, Updated at: 5:38 am

0 komentar:

Post a Comment

Diharapkan menyampaikan komentar dengan sopan dan memenuhi beberapa aturan berikut:

1. Tidak mengandung SARA
2. Tidak mengandung pornografi
3. Tidak melakukan SPAM
4. Jangan meninggalkan Link Aktif
5. Etika yang baik dalam berkomentar

Kalau melanggar maka dengan terpaksa akan kami hapus komentarnya, trimakasih.

Salam Blogger


SEO Reports for handexcel.blogspot.com
DMCA.com Protection Status