Hari ini 1/3 malam, Alhamdulillah Tuhan telah menambah jumlah usia.ku.
Terfikir “Belum Banyak” : Belum banyak kebaikan yang bisa ku raih, belum banyak kebahagiaan yang bisa ku berikan untuk keluarga, belum banyak prestasi yang bisa ku raih, bahkan jika dunia sudah memberikan banyak hal kepada.ku,, belum banyak hal yang bisa kulakukan untuk dunia.
Bahkan sampai saat ini.Iya. masih Belum Banyak.
Dan jika bisa ku sapa . .
Bagi mu ayah, yang sudah tersenyum di singgasana surga,
Yang kurindukan sepanjang masa,
Anakmu yang selalu kau manjakan dengan gendongan,, kini sudah menjadi perempuan dewasa.
Sudah bisa membuktikan apa kata.mu jika tak punya banyak harta, cukup “ilmu dan kemandirian” sebagai modal melihat langit yang berbeda bagi anak – anak.mu.
Kini indahnya langit yang berbeda di atap perguruan tinggi yang berbeda dengan saudara – saudara yang kau tinggalkan, telah ku nikmati.
seperti hal yang kau impikan pada anak.mu semasa hidup, sebelum kau pergi . .
Tanpa.mu, dengan segala keterbatasan karena tekat aku bisa.
Dan bertambahnya usia.ku,,
Masih belum banyak yang bisa ku lakukan untuk membanggakan.mu ayah atau bahkan untuk ibu yang menjadi ibu terhebat di dunia.
Cukup do.a di lima waktu.ku . .
“Robbighfir lii wa li waalidayya warhamhumaa kamaa rabbayaanii shoghiiroo”.
Jika ada agen surat yang bisa menyampaikan banyak surat.ku ketika usia.ku bertambah dari anak untuk sang bapak disana mungkin menyenangkan ,, imajinasi konyol, so childish tak hayal di usia.ku ini hal itu sering ku lakukan ,, banyak yang ingin ku tulis kepada.mu bagaimana anak perempuan.mu ini mengkaji indah.nya laut, berjalan di pantai yang tak pernah kita lakukan,, bahkan aku selalu membayangkan bagaimana ekpresimu ketika anak.mu se gede sekarang,,
Tapi dengan semua itu,
Tuhan telah memberiku banyak hal ayah, kau tinggalkan saudara - saudara terhebat,, yg tak menjadikan.ku menyesal sedikitpun terlahir hari ini sebagai anak.mu ,,
Terima kasih . .
Sudah menjadikan anak perempuan.mu yang terlahir lewat Rahim ibu hari ini . . .
I love you so much,, pak.e.
Zafa |18/10/14/02:30|
Catatan : Zakiyatul Farida
Dan jika bisa ku sapa . .
Bagi mu ayah, yang sudah tersenyum di singgasana surga,
Yang kurindukan sepanjang masa,
Anakmu yang selalu kau manjakan dengan gendongan,, kini sudah menjadi perempuan dewasa.
Sudah bisa membuktikan apa kata.mu jika tak punya banyak harta, cukup “ilmu dan kemandirian” sebagai modal melihat langit yang berbeda bagi anak – anak.mu.
Kini indahnya langit yang berbeda di atap perguruan tinggi yang berbeda dengan saudara – saudara yang kau tinggalkan, telah ku nikmati.
seperti hal yang kau impikan pada anak.mu semasa hidup, sebelum kau pergi . .
Tanpa.mu, dengan segala keterbatasan karena tekat aku bisa.
Dan bertambahnya usia.ku,,
Masih belum banyak yang bisa ku lakukan untuk membanggakan.mu ayah atau bahkan untuk ibu yang menjadi ibu terhebat di dunia.
Cukup do.a di lima waktu.ku . .
“Robbighfir lii wa li waalidayya warhamhumaa kamaa rabbayaanii shoghiiroo”.
Jika ada agen surat yang bisa menyampaikan banyak surat.ku ketika usia.ku bertambah dari anak untuk sang bapak disana mungkin menyenangkan ,, imajinasi konyol, so childish tak hayal di usia.ku ini hal itu sering ku lakukan ,, banyak yang ingin ku tulis kepada.mu bagaimana anak perempuan.mu ini mengkaji indah.nya laut, berjalan di pantai yang tak pernah kita lakukan,, bahkan aku selalu membayangkan bagaimana ekpresimu ketika anak.mu se gede sekarang,,
Tapi dengan semua itu,
Tuhan telah memberiku banyak hal ayah, kau tinggalkan saudara - saudara terhebat,, yg tak menjadikan.ku menyesal sedikitpun terlahir hari ini sebagai anak.mu ,,
Terima kasih . .
Sudah menjadikan anak perempuan.mu yang terlahir lewat Rahim ibu hari ini . . .
I love you so much,, pak.e.
Zafa |18/10/14/02:30|
Catatan : Zakiyatul Farida



0 komentar:
Post a Comment
Diharapkan menyampaikan komentar dengan sopan dan memenuhi beberapa aturan berikut:
1. Tidak mengandung SARA
2. Tidak mengandung pornografi
3. Tidak melakukan SPAM
4. Jangan meninggalkan Link Aktif
5. Etika yang baik dalam berkomentar
Kalau melanggar maka dengan terpaksa akan kami hapus komentarnya, trimakasih.
Salam Blogger