Sandiwara Bangsawan Lanchung
Written By Unknown on Tuesday, 8 July 2014 | 10:52 pm 1
Teror manusia berdasi yang tak henti-hentinya
Menerkam kuat kaum kromo bertopeng jenjam
Mereka mendirikan rumah di atas kebohongan
Meludah pada keringat darah yang bercucuran
Karena mereka tak berpegang pada batu yang berprinsip
Hingga beribu mulut bertanya-tanya
Demokrasi macam apakah negara ini?
Bangkai yang tak berbau, tetap saja bangkai
Menginjak-injak kedamaian yang tak pernah abadi
Ini memang negara bebas bung
Namun bukan berarti mereka bebas merampas hak kami
Membiarkan kami memakan belatung-belatung yang mereka ludahkan pada darah kami
Membiarkan kami selalu berhandai dengan beribu mati
Tulang kami yang berderak patah mengikuti aliran sandiwara bangsawan lancung
Kami telah hidup di zaman kebangsaan bernaung atas kemerdekaan
Tapi kami tak pernah mengerti,
mengapa jiwa primitif tetap saja merajai mereka
Manusia berdasi yang sebenarnya telah mati
Catatan Nafix Izza
Created By : Unknown | Note Hand Excel
Blog, Updated at: 10:52 pm
1 komentar:
Diharapkan menyampaikan komentar dengan sopan dan memenuhi beberapa aturan berikut:
1. Tidak mengandung SARA
2. Tidak mengandung pornografi
3. Tidak melakukan SPAM
4. Jangan meninggalkan Link Aktif
5. Etika yang baik dalam berkomentar
Kalau melanggar maka dengan terpaksa akan kami hapus komentarnya, trimakasih.
Salam Blogger




Salut gan ama puisinya :D
ReplyDeletehttp://blogkurogi.blogspot.com