Ada perumpamaan untuk cerita,
kadang juga ada perumpamaan yang menghapus cerita.
Kita terlena dari bayang yang tak nampak,
dari pandangan tak ada kebenarannya,
tapi,
kenapa kita tetap mengejarnya?
kenapa?
Ada detak dan kekaguman,
ada rasa dan kehawatiran,
dimana kadang penyatuan menjadi hal yang paling romantis,
kadang juga ada sebuah perpisahan yang menyakitkan.
Tak pernah sesuai apa yang dipikirkan,
cukup dijalani,
dan dirasakan,
maka keinginan akan datang,
membawa sebait naluri jiwa.
Kadang kita tertawa,
kadang juga kita menangis,
aneh memang.
Tak ada satu hal yang dapat menyembunyikannya,
dia datang dari sela kehidupan,
dia ada dari baris puisi dan birama lagu,
dia hidup dari dua jiwa yang menyatu,
dan dia sempurna saat rasa memiliki ada.
Kadang kita tertawa,
kadang juga kita menangis,
aneh memang.
Tapi,
taukah ada apa dengan itu?
Sejauh langkah menapak,
tak ada sebuah jawaban.
Dia Hidup dan tertawa,
untuk menemani kita bersama dalam suka dan duka.




"Kita terlena dari bayang yang tak nampak," waddduuh pagi-pagi udah baca puisi yang bikin leleh hahaa
ReplyDeletehehehe :D bisa ja
DeletePengorbanan untuk dia sudah dilakukan, apa daya tak sesuai harapan. Tapi tetap saja terus mengejarnya walaupun pahit akhirnya dan akan indah saat bersatu :D
ReplyDeleteiya kang yang penting tetep berjuang :)
DeleteKalau tetap berjuang pasti bisa mendapat hasil yang di inginkan :D
Deletesippp :-bd semua akan sia-sia tanpa usaha
Delete