Ketika aku merindukan bayangmu,
ada hal yang sulit ku tebak,
aku tersenyum sendiri,
aku menangis di sudut lubuk hati,
tapi,
tak seorangpun tau akan hal itu.
Diam dari keramaian,
membeku sejenak apa yang terpikir,
larut bukan karena kehangatan,
tapi sebuah naluri yang menunggu.
Dari bait mana aku harus mulai merindukanmu,
mengatakan hal yang sebenarnya,
bahwa tak ada yang mampu,
mengembalikan senyum dan tawaku seperti kemaren,
dimana ada kamu yang menyimpulkan tawa ini,
dimana ada kamu yang tersimpul hangat menyambut sebuah tatapan.
Kadang tak pernah diakui,
bagaimana hal yang tak mudah untuk dilupakan,
tapi itu yang seharusnya harus di biarkan.
Memaksa untuk tersenyum,
tapi bukan sebuah ketulusan,
apakah sebuah kebodohan,
apakah juga sebuah ketenangan,
entahlah.
Aku menunggumu disini,
jadi,
Datanglah!
kemarilah!
temani aku!
dari mimpi yang kadang menakutkanku.
Kemarilah!
Temani aku!
Akan ku bisikan senandung yang indah,
dimana dunia tak kan mampu melupakannya.




Romantiss beudd :D buat yang diPHPin keren juga nih
ReplyDeletehehehe :D trimakasih
Delete