romansah menaungi malam,
ketika bangun telah menyajikan harapan,
disaat dunia telah tertawa lepas,
petikan senar gitar menyapu sayu dalam jiwaku.
senandung terucap,
" ku hidup dari alasanku untuk memujamu,
tak berharap lebih,
hanya ingin kau mengerti ketulusan isi hati"
dunia telah mengerti sejak awal itu ku telah terpaku oleh senyumanmu.




0 komentar:
Post a Comment
Diharapkan menyampaikan komentar dengan sopan dan memenuhi beberapa aturan berikut:
1. Tidak mengandung SARA
2. Tidak mengandung pornografi
3. Tidak melakukan SPAM
4. Jangan meninggalkan Link Aktif
5. Etika yang baik dalam berkomentar
Kalau melanggar maka dengan terpaksa akan kami hapus komentarnya, trimakasih.
Salam Blogger