awal itu ku telah memberikan segalanya.
bangunku hanya untuk melihat senyumannya.
lelap tidurku hanya untuk memimpikannya.
hingga dalam anganku hanya ada dia.
dibawah malam yang sendu aku telah terlelap,
mata ini telah terhanyut oleh syair sang pujangga mimpi.
raga ini telah jatuh dalam pelukannya,
dan kata-kata ini telah terdiam di kesunyian itu.
aq bermimpi sesuatu yang telah menandakan takdir,
apakah takdir itu dari kebaikan malaikat ataukah takdir dari keburukan penyesalan.
dalam mimpi itu berkata:
"Apakah benar kau telah memenuhi pikiranmu dengan bayangannya? begitulah sang malam bertanya.
" Adakah kau telah terperangkap dalam pesonanya, hingga kesadaranmu telah tertidur. kini sendirilah engkau butuh pembenaran dari alasanmu itu, kata sang mimpi"




0 komentar:
Post a Comment
Diharapkan menyampaikan komentar dengan sopan dan memenuhi beberapa aturan berikut:
1. Tidak mengandung SARA
2. Tidak mengandung pornografi
3. Tidak melakukan SPAM
4. Jangan meninggalkan Link Aktif
5. Etika yang baik dalam berkomentar
Kalau melanggar maka dengan terpaksa akan kami hapus komentarnya, trimakasih.
Salam Blogger