Setelah
kejadian kemarin itu hati ini semakin jauh darinya, meskipun raga ini
dekat tapi dengan perlahan dia telah menjauh dari hati ini. “Mungkin
dia bukan tercipta untuk ku” mungkin itu naif tapi itulah kejadian
yang sebenarnya dan tak bisa di pungkiri. Apakah aku harus mengalah
dengan konsekuensi hati ini akan terluka?
Entahlah,
Mungkin
dengan seiring berjalannnya waktu jawaban ini akan ada untuk ku.
Mungkin
tidak terlalu buruk juga aku untuk memendam perasaan ini dan
merelakan dia bersama temanku sendiri, karna dalam sebuah filosofi
“Mencintai adalah mengupayakan kebahagiaan orang yang dicintai”
termasuk berkorban perasaan sendiri untuk melihat orang yang
dicintainya bahagia meskipun dengan orang lain.
Kembali
ketopik hari ini, saat ini aku bersandar sejenak diatas kursi
disamping meja belajar didalam kelas. Hanya sekedar melepas kepenatan
rasaku dengan canda gurau bersama teman-teman satu kelasku. Melupakan
sejenak permasalahan yang ada.
Tanpa
kusadari ada hal yang terlewat dalam lembaran yang telah kubaca pagi
tadi, surat darinya (Tanggal 28 November 2007) ada sebait kata
yang terlewatkan olehku, dan ku baca lagi dengan jelas. Ternyata ada
ajakan dari dia untuk ketemu siang ini di kantin pada waktu jam
istirahat. Hati ini sedikit bingung untuk menyikapinya aku harus
datang atau tidak? Untuk menjaga perasaannya aku akan tetap datang
meskipun dengan resiko hati ini akan sedikit terluka.
Tak
lama waktu istirahat datang, aku segera bergegas kekantin sekolah, di
sana dia sudah menunggu di meja paling belakang. Aku duduk dan kita
mulai ngobrol, mulanya ada perasaan yang gak enak untuk itu, tapi
biarlah hal itu cuma menjadi perasaan saja. Lama kelamaan ngobrol
perasaan ini semakin bergejolak lagi perasaan dimana pada waktu
pertama kali aku mengenalnya. Tapi kali ini penjelasan dia dalam
obrolannya sedikit selaras dengan perasaan ini, dia menjalaskan bahwa
dia tidak ada hubungan apapun dengan temanku, meskipun aku tak perna
menanyakan hal itu. Apakah ini mengindikasikan dia punya rasa yang
sama dengan ku?
Biarlah
semua berjalan apa adanya, tidak usah terlalu berharap banyak
(berkata dalam hati).
Hari
ini ditutup dengan sedikit senyuman kebahagiaan untuk sepercik
harapan yang terbuka lagi. Tapi tidak tau apa yang akan terjadi hari
esok, semua sulit untuk ditebak.




0 komentar:
Post a Comment
Diharapkan menyampaikan komentar dengan sopan dan memenuhi beberapa aturan berikut:
1. Tidak mengandung SARA
2. Tidak mengandung pornografi
3. Tidak melakukan SPAM
4. Jangan meninggalkan Link Aktif
5. Etika yang baik dalam berkomentar
Kalau melanggar maka dengan terpaksa akan kami hapus komentarnya, trimakasih.
Salam Blogger