Sang Kekasih part.1

Written By Unknown on Wednesday, 19 February 2014 | 6:35 pm 0



PANDANGAN PERTAMA

Ini adalah peristiwa yang membelah wangi kehidupan dan kesadarannya. Ini adalah percikan api pertama yang menyinari istirahat sang jiwa. Ini adalah catatan magis pertama yang dipetik dari senar-senar lyre hati manusia. Ini adalah peristiwa singkat yang menceritakan dongeng-dongeng bagi telinga jiwa-jiwa pada masa-masa lalu dan membuka pandangan-pandangannya yang dilakukan malam, membuat terang matanya oleh perwujudan puncak suka cita didunia ini dan membuat misteri keabadian muncul di dunia. Ini adalah sebuah benih yang di taburkan dari ketinggian oleh astarte. Mata-matanya menaburkan benih di atas tanah milik segumpal hati. Perasaan -perasaan itu ditunjukkan padanya, dan jiwa menjadikannya berbuah. Padangan pertama kekasih adalah seperti sang jiwa yang digerakkan di atas air yang di alirkan ke atas langit dan ke bumi. Pandangan pertama teman hidup menggemakan kata-kata Tuhan, “Biarkan saja adanya...”

CIUMAN PERTAMA

Ini adalah tegukan pertama dari piala yang telah di isi Tuhan dari air mancur cinta. Ini adalah batas antara keraguan-keraguan yang menggoda dan menyedihkan hati dengan sebuah ketentuan yang mengisinya dengan kebahagiaan. Ini adalah pembuka sebuah bait puisi kehidupan batin, bab pertama novel tentang manusia yang penuh bintang-bintang. Ini adalah seutas tali yang mengikat sampah masa lalu untuk sebuah keindahan masa depan. Ini menyatukan dua panca indra yang saling diam dengan nyaian-nyaiannya. Ia adalah kata yang diucapkan empat bibir yang menyatakan hati sebagai sebuah tahta, cinta sebagai rajanya dan kesetiaan sebagai mahkotanya. Ia adalah sentuhan lembut yang mengungkapkan bagaimana jari-jari angin membelai mulut sang mawar, menyisakan nafas panjang kegembiraan dan tangis manis yang lirih. Ini adalah awal keletihan-keletihan magis yang memisahkan para pencinta dari dunia ruang dan dimensi-dimensi serta membawanya menuju dunia wahyu dan mimpi-mimpi. Ini adalah penggabungan bunga yang berbentuk bunga kecil dengan bunga buah delima, dan bau yang keluar dari keduanya bercampur untuk menciptakan jiwa yang ketiga.

Bila pandangan pertama seperti benih yang ditaburkan dewa-dewa dalam tanah hati manusia, maka ciuman pertama menceritakan bunga pertama yang mekar diatas ranting-ranting pohon dari cabang pertama kehidupan.
Created By : Unknown | Note Hand Excel
Terimah Kasih telah membaca Tulisan Sang Kekasih part.1. Yang ditulis oleh Unknown Pada hari Wednesday, 19 February 2014. Jika anda ingin menyebarluaskan Tulisan ini, mohon sertakan sumber link asli. Kritik dan saran dapat anda sampaikan melalui kotak komentar. Trimakasih

Blog, Updated at: 6:35 pm

0 komentar:

Post a Comment

Diharapkan menyampaikan komentar dengan sopan dan memenuhi beberapa aturan berikut:

1. Tidak mengandung SARA
2. Tidak mengandung pornografi
3. Tidak melakukan SPAM
4. Jangan meninggalkan Link Aktif
5. Etika yang baik dalam berkomentar

Kalau melanggar maka dengan terpaksa akan kami hapus komentarnya, trimakasih.

Salam Blogger


SEO Reports for handexcel.blogspot.com
DMCA.com Protection Status