Oh Malam (part ending)

Written By Unknown on Sunday, 23 February 2014 | 8:59 pm 0



Ketika jiwaku meletihkan orang-orang dan mataku melelahkan tatapan wajah siang hari, aku pergi ketanah yang jauh dimana hantu-hantu masa lalu tetap ada.

Disana aku berdiri menatap bersama mata kegelapan, mendengar kepak sayap yang tak terlihat, merasakan sentuhan jubah kesunyian, keberanian di antara gangguan malam.

Di sana aku melihatmu, malam susunan keindahan yang menakutkan, beranjak diantara bumi dan langit, di selubungi awan-awan, diselimuti kabut, menertawai matahari dan menghina makhluk yang duduk bersandar didepan patung dewa-dewa mereka, marah kepada raja yang tertidur dibawah sutra dan kain emas, menatap wajah-wajah pencuri, melihat dekat buaian bayi, menangis senyum kelicikan, tersenyum pada airmata kekasih, mengangkat dengan tangan kananmu dengan hati yang agung, menghancurkan jiwa-jiwa kecil dibawah kakimu.

Di sana aku melihatmu, malam, dan engkau melihatku. Engkau adalah ayah buatku. Meskipun aku takut padamu, dalam mimpiku aku adalah anakmu. Kerudung kegelapan di pindahkan di antara kita dan kerudung keraguan serta dugaan disobek dari muka kita. Engkau memberiku rahasia keinginanmu, dan aku memberitahumu dengan terus terang harapan dan keinginan. Akhirnya gangguanmu di ubah menjadi sebuah lagu yang lebih manis dari pada bisikan bunga-bunga. Ketakutan menjadi persahabatan yang lebih indah dari bahaya yang lebih menikam. Engkau membawaku kepadamu dan mendudukkanku diatas pundakmu. Engkau mengajari mataku untuk melihat dan telingaku untuk mendengar serta bibirku untuk bicara. Engkau mengajari hatiku untuk mencintai sesuatu yang dibenci manusia dan membenci sesuatu yang tidak dibenci manusia. Lalu kau sentuh pikiranku dengan ujung-ujung jarimu, dan pikiranku tercurah seperti aliran sungai dan menyanyikan seperti membasuh rumput-rumput yang putih. Lalu kau cium aku dengan bibirmu, dan jiwaku menari seperti percikan bunga api yang menjadikan api dewa-dewa kayu yang kering.

Aku adalah temanmu, malam, sampai aku seperti engkau, aku temanmu sampai keinginanku bercampur denganmu. Aku mencintaimu sampai wujudku berubah menjadi bagian terkecil dari wujudmu. Dalam jiwa gelapku bersinar bintang-bintang, di taburkan dimalam hari oleh suka cita, namun kecemsan pagi menyapu mereka pergi. Kadang-kadang dalam matahariku bulan terburu-buru menyeberangi angkasa, angkasa kadang-kadang dikaburkan awan-awan dan kadang-kadang dipenuhi kereta mimpi. Didalam jiwaku yang terjaga bentuk kesunyian menceritakan pikiran kekasihku dan gua-guanya menggemakan doa-doa kepalaku. Ada kerudung magis yang membalut kepalaku. Suara kematian dari seorang yang sekarat membanjirinya kemudian lagu dari penyair cinta memperbaiki lagi.

Malam, aku seperti engkau. Akankah manusia berpikir aku sombong saat memperbandingkan diriku denganmu? Dalam kesombongan mereka, mereka memperbandingkan diri mereka dengan api.

Aku seperti engkau, karna kita berdua dituduh menjadi wujud yang bukan wujud kita. Aku seperti engkau, dalam keinginanku dan mimpi-mimpiku dan wujudku serta sifatku. Aku seperti engkau, walau malam tidak memahkotaiku dengan awan emas. Aku seperti engkau, meskipun pagi tidak memulas jubahku dengan cahaya kemerahan.

Aku adalah malam, sahabat, ketenangan, kesenangan, kesulitan. Gelapku sudah tidak berawal dan kedalamanku tidak berakhir. Ketika jiwa-jiwa muncul, mempesona dalam cahaya kesenangan mereka, jiwaku kedinginan didalam bayangan kesakitannya.


Malam aku seperti engkau. Pagiku tidak akan datang sampai waktuku usai
Created By : Unknown | Note Hand Excel
Terimah Kasih telah membaca Tulisan Oh Malam (part ending). Yang ditulis oleh Unknown Pada hari Sunday, 23 February 2014. Jika anda ingin menyebarluaskan Tulisan ini, mohon sertakan sumber link asli. Kritik dan saran dapat anda sampaikan melalui kotak komentar. Trimakasih

Blog, Updated at: 8:59 pm

0 komentar:

Post a Comment

Diharapkan menyampaikan komentar dengan sopan dan memenuhi beberapa aturan berikut:

1. Tidak mengandung SARA
2. Tidak mengandung pornografi
3. Tidak melakukan SPAM
4. Jangan meninggalkan Link Aktif
5. Etika yang baik dalam berkomentar

Kalau melanggar maka dengan terpaksa akan kami hapus komentarnya, trimakasih.

Salam Blogger


SEO Reports for handexcel.blogspot.com
DMCA.com Protection Status